GOTONG ROYONG DI PANGGUNG DUNIA , MEMPERKUAT PENGARUH INDONESIA DI INDO-PASIFIK

Presiden Prabowo  Subianto menyebutkan pepatah Rusia “Odin v pole ne voin” ketika berpidato di Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 yang digelar di Far Eastern Federal University (FEFU)Bagi Prabowo, pepatahang memiliki semangat yang sama dengan konsep gotong royong di Tanah Air Indonesia

Indonesia sekarang nggak cuma jadi followers di panggung dunia. Kita mulai makin aktif membangun hubungan dan kerja sama dengan banyak negara dan diperhitungkan.

3 September 2026, Presiden Prabowo Subianto hadir di Vladivostok, Rusia, sebagai tamu kehormatan utama Eastern Economic Forum. Ini bukan sekadar kunjungan biasa. Ada pesan penting: Indonesia mau berteman dengan semua, bekerja sama dengan siapa saja, tapi tetap berdiri di atas kepentingan sendiri.

Kenapa ini penting?

Karena posisi Indonesia di kawasan Indo-Pasifik itu strategis banget. Kita punya wilayah yang luas, pasar besar, sumber daya, budaya, dan tentu saja jutaan anak muda yang bisa jadi kekuatan masa depan. Prabowo juga melihat Pasifik bukan sebagai batas yang memisahkan, tapi sebagai jalan yang menghubungkan Indonesia dengan dunia.

Kalau biasanya kita mengenal gotong royong dari lingkungan sekitar, sekarang semangat yang sama bisa dibawa lebih jauh: beda negara, beda kepentingan, tetap bisa duduk bareng dan cari manfaat bersama. Buat anak muda, jangan merasa urusan dunia itu jauh dari kita. Kita bisa ikut membawa nama Indonesia lewat karya, teknologi, bisnis, pendidikan, olahraga, budaya, sampai kreativitas di media sosial.

Intinya, Indonesia nggak harus paling keras untuk didengar.Yang penting punya sikap, punya karya, dan punya manfaat.

Dari gotong royong di kampung, menuju panggung dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *