
Pernikahan bukan sekadar tentang pesta yang meriah atau dekorasi yang indah. Lebih dari itu, pernikahan adalah awal membangun keluarga yang menjadi pondasi lahirnya generasi terbaik bangsa.
Karena itu, kami menyambut baik dan mendukung penuh penyelenggaraan Nikah Fest 2026 yang diinisiasi oleh Kementerian Agama RI. Program seperti ini bukan hanya menjadi ajang pameran industri pernikahan, tetapi juga ruang edukasi bagi calon pengantin agar memahami makna pernikahan sesuai nilai agama, etika, dan tanggung jawab keluarga.
Apa yang disampaikan Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kementerian Agama, Ahmad Zayadi, bahwa seluruh pelaku industri pernikahan perlu memahami prinsip-prinsip syariat merupakan langkah yang sangat tepat. Pernikahan bukan hanya sebuah acara, tetapi juga ibadah yang membutuhkan kesiapan lahir, batin, serta pemahaman yang benar.
Dalam kesempatan itu, Wamenag RI, Muhammad Syafi’i, menilai Nikah Fest 2026 memberi solusi konkret dengan memfasilitasi seluruh proses pernikahan secara gratis.Sebanyak 31 pasangan catin melangsungkan akad nikah di lokasi acara, 19 pasangan lainnya menikah di KUA sesuai domisili masing-masing , dalam momen itu wamenag RI memberikan nasihat perkawinan, menyampaikan “Kegiatan ini merupakan salah satu bukti kehadiran negara dalam memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang selama ini sudah sampai pada keputusan menikah tapi membayangkan proses dan pembiayaan, sehingga menunda niat sucinya,” ujar Wamenag, seperti dirilis kemenag.go.id.
Hal yang juga menarik perhatian dalam Nikah Fest tahun ini adalah hadirnya Booth Lembaga Wakaf Majelis Ulama Indonesia (MUI). Antusiasme pengunjung menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap wakaf semakin tumbuh. Wakaf tidak lagi dipahami sebatas tanah atau masjid, tetapi telah berkembang menjadi instrumen pemberdayaan umat yang mampu mendukung pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga pelayanan sosial.
Semoga kehadiran Booth Lembaga Wakaf MUI menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk mengenal dan berpartisipasi dalam gerakan wakaf produktif sebagai investasi amal jariyah yang manfaatnya terus mengalir sepanjang masa. Sejalan dengan upaya MUI, penguatan pengelolaan wakaf diharapkan semakin memberi manfaat bagi pembangunan umat.
Harapan kami, Nikah Fest tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan dalam membangun keluarga sakinah, memperkuat ketahanan keluarga, serta meningkatkan literasi masyarakat tentang pernikahan yang sehat, sesuai syariat, dan bertanggung jawab.
Karena keluarga yang kuat akan melahirkan generasi yang kuat. Dan generasi yang kuat akan menjadi fondasi Indonesia yang semakin maju.
Selamat dan sukses untuk Nikah Fest 2026. Semoga terus berlanjut, memberi manfaat yang lebih luas, dan menjadi inspirasi bagi lahirnya keluarga-keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah di seluruh Indonesia.






Leave a Reply