Generasi Muda Melayu Belajar Kepemimpinan dari Tun Dr. Mahathir bin Mohamad

Oleh: Berry Kurniawan
Ketua Umum Barisan Muda Al-Ittihadiyah | Dewan Pembina Generasi Muda Indonesia Raya

“Seorang pemimpin sejati tidak hanya membangun untuk zamannya, tetapi meletakkan fondasi bagi generasi yang akan datang.”

Selamat ulang tahun kepada Tun Dr. Mahathir bin Mohamad, negarawan yang telah memberikan warna besar dalam perjalanan pembangunan Malaysia dan Asia Tenggara. Usia yang telah melewati satu abad tidak mengurangi semangat beliau untuk terus membaca, menulis, berdiskusi, dan menyampaikan gagasan demi kemajuan bangsa.

Buku judul A Conversation with Tun Dr Mahathir Bin Mohamad: A Legacy of Leadership and Vision menggambarkan lebih dari sekadar perjalanan seorang mantan Perdana Menteri. Buku ini merekam refleksi mendalam tentang bagaimana sebuah bangsa dapat dibangun melalui visi yang jelas, kepemimpinan yang tegas, pembangunan ekonomi, pendidikan berkualitas, tata kelola pemerintahan yang baik, serta pentingnya integritas dalam kehidupan berbangsa.

Bagi generasi muda Melayu di tanah Nusantara, buku ini menjadi pengingat bahwa kemajuan tidak lahir dari keberuntungan, melainkan dari kerja keras, disiplin, keberanian mengambil keputusan, dan keberanian berpikir jauh ke depan. Tun Dr. Mahathir mengajak generasi penerus untuk tidak sekadar menjadi penonton perubahan, tetapi menjadi pelaku yang mampu menciptakan masa depan bangsanya sendiri.

Sebagaimana dijelaskan dalam buku tersebut, pembangunan sebuah negara bukan hanya tentang pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mengenai kepemimpinan yang berintegritas, pemberantasan korupsi, penguatan persatuan masyarakat, dan kemampuan menghadapi tantangan global. Nilai-nilai inilah yang relevan bagi Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, dan seluruh masyarakat Melayu di kawasan Nusantara dalam menyongsong masa depan yang lebih maju.

Sebagai umat Islam, semangat pengabdian tersebut selaras dengan firman Allah SWT:

“Dan katakanlah: Bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu, begitu pula Rasul-Nya dan orang-orang mukmin.”
(QS. At-Taubah: 105)

Semoga perjalanan hidup Tun Dr. Mahathir menjadi inspirasi bahwa kepemimpinan adalah amanah, ilmu adalah kekuatan, dan pengabdian adalah warisan terbaik yang dapat ditinggalkan kepada generasi penerus.

Selamat ulang tahun, Tun Dr. Mahathir bin Mohamad. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, keberkahan usia, serta membalas segala pengabdian beliau bagi kemajuan bangsa, umat, dan peradaban. Aamiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *