Idul Fitri adalah Kemenangan sejati bukan hanya tentang diri yang bersih, tetapi juga tentang kepedulian terhadap luka dunia.

Idul Fitri sejatinya bukan sekadar penanda berakhirnya bulan Ramadhan, melainkan momentum kemenangan ruhani kemenangan atas hawa nafsu, ego, dan segala bentuk kezaliman dalam diri. Di Indonesia, kemenangan ini menjelma menjadi keberagaman waktu dan cara (ijtihad) : ada yang merayakan lebih dahulu, ada yang kemudian, namun semuanya tetap dalam satu semangat persaudaraan dan keimanan. Perbedaan bukanlah perpecahan, melainkan warna dari kekayaan umat.

Namun di tengah gema takbir yang mengalun damai di berbagai penjuru negeri, hati umat Islam di seluruh dunia tersentak oleh kabar dari Masjid Al-Aqsa kiblat pertama umat Islam dan simbol persatuan yang sarat sejarah dan kemuliaan. Tempat suci itu, yang seharusnya menjadi ruang sujud dan ketenangan, justru dinodai dan tak dapat digunakan untuk pelaksanaan shalat Idul Fitri secara layak.

Kontras ini menghadirkan refleksi mendalam: di satu sisi, kita merayakan kemenangan dengan penuh suka cita, sementara di sisi lain, saudara-saudara kita diuji dengan keterbatasan bahkan di tempat paling suci. Maka, Idul Fitri tidak hanya dimaknai sebagai hari kembali ke fitrah secara personal, tetapi juga sebagai panggilan untuk memperkuat solidaritas umat, menumbuhkan empati, dan memperjuangkan keadilan.

Kemenangan sejati bukan hanya tentang diri yang bersih, tetapi juga tentang kepedulian terhadap luka dunia. Dalam keberagaman waktu Idul Fitri di Indonesia, tersimpan pesan bahwa perbedaan tidak menghalangi persatuan. Dan dalam ujian yang menimpa Al-Aqsa, tersimpan panggilan agar umat Islam di seluruh dunia tidak abai bahwa kemenangan ruhani harus diwujudkan dalam keberpihakan pada kebenaran dan kemanusiaan.

Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum, kulla ‘amin wa antum bikhoir.
Semoga Allah menerima (puasa) kita dan setiap tahun semoga kita senantiasa dalam kebaikan.

Ja’alanallahu wa iyyakum minal a’idin wal fa’izin wal maqbulin
Semoga Allah menjadikan kita kembali (dalam keadaan suci) dan termasuk orang orang yang mendapatkan kemenangan dan dikabulkan segala doa.

Selamat Menyelesaikan Ibadah Puasa Ramadhan di Hari Terakhir ini, dan Selamat Menyambut Kemenangan
Semoga Kita Semua Termasuk Golongan Orang-orang Yang Bertakwa
Aamiin Allahumma aamiin

Mohon Maaf Lahir dan Batin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *